Sunday, 29 November 2015

COLD LOVE Ep.2

Episode 2

Hari berganti hari , mingggu berganti minggu , tahun berganti tahun . Asin sudahpun berumur 19 tahun . Dia amat seronok dengan hari ini kerana hari ini merupakan hari jadinya yang ke dua puluh .

Kicauan burung yang berkicau membuat beberapa irama lagu

"Hari ini hari yang terindah . Hari ku membesar . Dan hari yang terakhir ,ku berada di istana . Inilah harinya aku keluar dari istana ...yeah !"
Asin pergi mencari ayahandanya di seluruh istana merara tempat namun tidak dijumpai

Tiba tiba cahaya kelip di biliknya gelap...
"Selamat hari jadi Asin !! " biliknya penuh dengan waga istana dan ayahnya memegang kek yang besar

"Anakku kamu sudah berusia 20 tahun , kamu cantik seperti mak kamu..." kata raja gigamir dengan gembira

"Ayah boleh saya dapat hadiah saya ?"Asin bertanya

"Hadiah ? Kan hadiah kamu dudah dipenuhi dalam bilik ni ?" Ayahnya memandang pelik asin . Asin berpeluk tubuh lalu mengangkat keningnya

"Oh hadiah tu,sebenarnya ..."

PANGGGGGGG

Tiba-tiba bunyi gong beberapa kali menusuk telinga seluruh fairy land
Seluruh warga istana dengan cemas pergi ke dataran Istana untuk menerima arahan daripada ketua perang . Asin masih terkial kial dengan perkara itu . Semua warga istana berlarike medan perang .

"Ayah ! Ayah !" mencari ayahnya dalam kesibukan mereka yang bersedia untuk terbang . Bahu puteri asin ditepuk . "Asin, ayah janji dengan kamu ayah akan balik semula bersama kamu . Ayah janji akan beri kamu keluar dari istana dan bergerak dengan bebas ya ?"Raja Gigamir menasihati anaknya lalu pergi tanpa nenoleh ke belakang

Asin mengeluh , sudah beberapa kali ayahnya berjanji namun tidak ditunaikan. Pintu istana masih terbuka dan akan tertutup secara sendiri dalam beberapa saat . Asin tersengih kecil

"Wahoo !!!"Asin terjun keluar dan terbang dengan tinggi di udara di bawahnya hanyalah oenuh dengan awan dan beberapa negeri lain yang terapung di awangan . Dia meneroka setiap pelosok negeri namun sesuatu negeri buatkannya berasa pelik
"kenapa negeri tu gelap sahaja ? Dan kelihatan angin kencang di negeri disitu

Asin memandang istana  , lalu memandang negeri pelik tersebut lalu memandang semula istana dia menggigit hari. "mungkin...kalau sekejap.."Puteri asin menuju ke negeri tersebut dengan dua pasang sayapnya dengan laju...tiba tiba angin kencang menemui puteri asin . "Arghh kuatnya "dia berusaha sedaya upaya menolak angin namun ribut itu terlalu kencang . Sayang puteri asin terkoyak , gadis muda tersebut hilang daya untuk terbang dia jatuh dengan laju menuju  ke sebuah negeri atas angin
Jeritannya tidak didengari sesiapa .

Dia hampir jatuh ke dalam hutan di negeri tersebut
Sebuah bayang bayang laju menyambutnya dengan pantas . Asin memandang lelaki yang menangkapnya .

"Kau ni siapa hah ?!"Asin bergelut dari pelukan lelaki itu .
"Aii perempuan ni...cakap terima kasih sikit pun takde"
"Buat apa nak cakap terima kasih..kenal pun tak"
 Lelaki itu mengeluh .

 "Aku Sheiin"


BERSAMBUNG

BY : Lulu

No comments:

Post a Comment